KOTA CIREBON, (FC).- Warga Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Minggu (15/2/2026) sore.
Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di kamar mandi dengan kran air masih terbuka dan air terus mengalir.
Kapolsek Kesambi, Iptu Suganda menerangkan, peristiwa tersebut terjadi di kamar Kos Bah Karimun, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Gang Mangle, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan pemilik kos yang mendengar suara percikan air sejak siang hari, sementara tidak ada respons dari dalam kamar.
“Korban diketahui berinisial T.Y. (71), warga Jalan Siliwangi, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Sehari-hari, korban tinggal seorang diri di kamar kos tersebut,” jelas Kapolsek.
Menurut keterangan saksi, pemilik kos bersama penghuni kamar lain akhirnya membuka pintu menggunakan kunci cadangan karena korban tidak merespons panggilan. Saat pintu dibuka, korban ditemukan dalam posisi telungkup di kamar mandi dengan kondisi kran air menyala.
“Mengetahui kejadian itu, pemilik kos segera melaporkan kepada keluarga dan pengurus lingkungan setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian,” imbuhnya.
Petugas piket Pamapta dan piket siaga Satreskrim Polres Cirebon Kota bersama personel Polsek Kesambi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan area sekitar.
“Kami memastikan seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai ketentuan. Dengan langsung melakukan pengecekan TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, dan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan penanganan berjalan profesional,” ujar Kapolsek.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk menjalani pemeriksaan medis berupa visum luar guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat tidak berspekulasi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Apabila menemukan kejadian mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110,” kata Aris.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban. (Agus)












































































































Discussion about this post