KUNINGAN, (FC).- Destinasi wisata Bumi Pelangi yang berada di Desa Babakan Mulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, menghadirkan wahana baru berupa perosotan sepanjang 70 meter.
Wahana yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mulya Kencana tersebut disebut menjadi salah satu perosotan terpanjang di Kabupaten Kuningan dan mulai dioperasikan menjelang libur Idulfitri 2026.
Pengelola BUMDes Mulya Kencana, Junaidi atau yang akrab disapa Pak Didi, mengatakan kehadiran wahana baru tersebut merupakan bagian dari inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisata.
“Perosotan ini panjangnya sekitar 70 meter. Baru berjalan beberapa minggu, tapi pengunjung sudah mulai ramai,” ujarnya, Minggu (12/4).
Selain wahana baru, Bumi Pelangi menawarkan konsep wisata yang memadukan panorama alam pegunungan dengan wahana air yang cocok untuk wisata keluarga.
Berlokasi di kaki Gunung Ciremai, kawasan ini menghadirkan suasana sejuk dengan lingkungan yang masih asri.
Area wisata dikelilingi pepohonan hijau dan kontur lahan bertingkat yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Daya tarik utama terletak pada wahana air yang dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Untuk menikmati perosotan utama, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp5.000 untuk sewa ban yang dapat digunakan hingga tiga kali meluncur.
Tarif tersebut dinilai terjangkau dan menjadi salah satu faktor meningkatnya kunjungan.
Selain itu, tersedia delapan perosotan tambahan dengan ukuran lebih pendek, kolam renang, serta area camping ground yang mampu menampung hingga sekitar 1.000 orang.
“Tiket masuk hanya Rp10.000 per orang, baik hari biasa maupun akhir pekan. Anak di bawah usia tiga tahun gratis,” tambahnya.
Pengelola juga membuka layanan selama 24 jam, khususnya untuk kegiatan berkemah. Pengunjung yang ingin camping dikenakan tarif Rp20.000 per orang untuk satu malam, di luar biaya sewa tenda.
Dengan konsep wisata alam yang dipadukan wahana air serta harga yang relatif terjangkau.
Bumi Pelangi diharapkan dapat menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Kuningan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan BUMDes. (Angga)















































































































Discussion about this post