KUNINGAN, (FC).- Kelurahan Awirarangan memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-25 dengan menggelar berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang dipusatkan di Masjid Al-Muttaqin, Minggu (12/4).
Puncak peringatan ditandai dengan pelaksanaan khitanan massal yang diikuti belasan anak dari lingkungan setempat.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kekompakan masyarakat Awirarangan yang dinilai menjadi kekuatan utama dalam pembangunan wilayah.
“Awirarangan ini adalah wajah kota. Kebersamaan, gotong royong, dan nilai kemanusiaan yang terjaga menjadi modal besar untuk terus maju dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai kawasan penyangga sekaligus etalase Kabupaten Kuningan, Awirarangan memiliki peran strategis dalam mencerminkan wajah daerah, sehingga nilai kebersamaan harus terus dipertahankan.
Dalam kesempatan itu, bupati juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan.
“Anak-anak ini adalah cahaya masa depan. Pendidikan nomor satu. Percuma kita sukses secara materi jika anak-anak tidak terurus dengan baik,” tegasnya.
Ia menilai, kegiatan khitanan massal tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki makna penting sebagai bagian dari proses menuju kedewasaan, baik dari sisi agama maupun kesehatan.
Selain itu, dilakukan penyerahan Akta Ikrar Wakaf secara simbolis kepada nazhir DKM Al-Muttaqin sebagai upaya memperkuat legalitas aset keagamaan. Bupati juga mendorong percepatan sertifikasi masjid dan musala di wilayah tersebut.
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Awirarangan, Andi Rahmat, mengatakan peringatan harlah ke-25 diisi sekitar 10 rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi pelatihan imam masjid dan musala, lomba tumpeng, hingga khitanan massal sebagai puncak acara.
“Tema yang kami usung adalah Indahnya Kebersamaan Membangun Masyarakat Awirarangan Menuju Masyarakat yang Maju dan Bermartabat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Awirarangan. (Angga)











































































































Discussion about this post