“Akhirnya apa, saat itu istri saya akhirnya mengizinkan. Untuk terjun ke politik dalam rangka instrument pejuang. Bisa membantu masyarakat, bisa memberikan solusi kepada masyarakat,” ungkap Ardiyan, kemarin.
Maka pada momen ini, masih kata Ardiyan, meminta bantuan untuk bisa menjadikan dirinya sebagai instrument perjuangan bersama – sama. “Saya sudah siap lahir batin untuk maju mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI. Insyallah, hak untuk rakyat akan saya berikan 100 persen. Tidak boleh ada yang mengganggu-ganggu, semuanya untuk masyarakat,” kata Ardiyan.
Ardiyan juga meminta agar semua mengingatkan janji-janjinya itu bila nanti dia terpilih sebagai anggota DPR RI. “Saya nitip diri kepada sahabat-sahabat media, kita sama-sama satu Kuningan, satu rasa, kita sama-sama salat, kita sama-sama pengen haji, kita sama-sama pengen umroh. Insyallah terkabul semua ya,” ungkap Ardiyan.
Terkait dari partai apa dirinya akan maju, Ardiyan menegaskan saat ini masih berjuang keras dalam penentuannya. Berbagai pertimbangan intens dilakukan termasuk dirinya melakukan istikharah, meminta petunjuk dari Allah untuk partainya nanti yang terbaik. “Insyallah lagi berjuang, kira-kira partai mana yang bisa menerima saya. Sebab tidak semua partai belum tentu bisa menerima saya. Jadi, lagi berjuang partai mana yang chemistry-nya ada dan lain sebagainya,” kata Ardiyan.
Jika niatnya itu terkabul dan lolos menuju kursi DPR RI di Senayan Jakarta, Ardiyan kembali memastikan kesuksesannya lolos tersebut menjadi kesuksesan bersama. Sebab, suksesnya seseorang, hebatnya seseorang, mengakhiri perjalanan diri dengan jalan husnul khotimah, yang tentunya menjadi mimpi semua orang.













































































































Discussion about this post