KUNINGAN, (FC).- Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy meminta Satgas Penanganan Covid -19 bisa mengendalikan pada obyek wisata agar tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19.
Hal itu disampaikannya disela kegiatan monitoring sejumlah obyek wisata di Kuningan bersama tim Satgas Penangan Covid-19, Minggu (16/5).
“Sesuai yang kita perdiksi sebelumnya, bahwa hari Minggu ini pengunjung pasti membludak, untuk itu diminta kesadaran masyarakat dan pengelola obyek untuk bisa dikendalikan. Kita tidak ingin obyek wisata menjadi klaster baru,” kata Zul panggilan akrab Nuzul Rachdy.
Maka dari itu, Zul meminta TNI, Polri maupun Satgas untuk bisa mengendalikan. Kalau memang tidak bisa dikendalikan, pihaknya meminta agar obyek wisata untuk ditutup.
“Kalaupun sulit untuk ditutup secara total ia menyarankan untuk dilakukan pengendalian yang ketat, terlebih terlebih hari ini libur terakhir,” ujar Zul.
Sementara, dalam mengantisipasi arus mudik, masih Zul, pemerintah sudah berhasil meminimalisasi datangnya arus mudik dari kota besar, jangan sampai keberhasilan pemerintah menghadang arus mudik jebol di kerumunan obyek wisata.
“Kita harus belajar dari pengalaman India, sebelum ada tradisi mandi di Sungai Gangga terkonfirmasi Covid mengalami trend angka penurunan, namun setelah masuk pada tradisi mandi di sepanjang sungai gangga karena tidak bisa mengendalikan kerumunan, penyebaran Covid menjadi sepuluh kali lipat dibanding sebelumnya, dan korban meninggal berjatuhan,” ungkap Zul.
Terpisah, Bupati Kuningan, H Acep Purnama menyampaikan, monitoring dilakukan karena prihatin atas banyaknya kunjungan dititik tertentu obyek wisata.
Pihaknya hanya ingin mengimbau pengelola obyek wisata agar melaksanakan komitmen.
“Karena sampai hari ini kita melihat masih tidak terkendali untuk di obyek-obyek wisata, tapi kita tetap akan turun untuk mengimbau, bukan untuk melakukan pembubaran,” ujar Acep.
Sementara, tim monitoring dibagi tiga. Untuk Tim 1 dipimpin langsung Bupati Kuningan, Dandim, Kapolres Kuningan dan BPBD melakukan monitoring di obyek wisata di daerah Linggarjati dan Pasawahan.
Kemudian tim 2 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kuningan, Sekda Kuningan dan Kabag Ops bersama Kadishub Kuningan monitoring di obyek wisata mulai dari Jalaksana hingga Cilimus.
Dan tim 3 dipimpin oleh Wabup Kuningan, bersama Wakapolres Kuningan dan Kasatpol PP Kuningan memonitoring obyek wisata di wilayah Cigugur dan Darma. (Ali)













































































































Discussion about this post