“Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Kuningan yang terdampak Covid-19, tim advokasi kami membuka layanan menerima pengaduan,” tuturnya.
Menurutnya, pihaknya akan menerima semua laporan yang diadukan masyarakat ketika ada hak-hak masyarakat yang dikorbankan. Tim advokasinya akan menindaklanjuti aduan yang diterima supaya bisa membantu mengurangi beban masyarakat yang benar-benar terdampak wabah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kuningan, Sadam Husen menambahkan, curva wabah Covid -19 yang pergerkannya semakin naik berdampak buruk bagi laju perekonomian bangsa. Bahkan pihaknya pesimis keberlangsungan ekonomi global ekonomi yang sangat mungkin akan kembali ke titik nol.
Karena itu dia menegaskan, pada kondisi seperti inilah dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menyakinkan masyarakat untuk siap berdikari, mandiri dan memproduksi apa yang kita makan dan yang dipakai.
Semangat kepemimpinan itu merupakan salah satu hikmah yang bisa diambil dari kondisi seperti ini.
“Selain melakukan gerakan advokasi terhadap masyarkat yang terdampak kami juga mengajak semua masyarakat khususnya Pemerintah untuk membangun masyarakat dari dalam. Kami berharap, setelah terdampak Corona kali ini masyarakat Kuningan bisa produktif,” harapnya. (Sopandi)














































































































Discussion about this post