INDRAMAYU, (FC).- Pascal Wilmar (28) warga Kecamatan Karangampel tewas, usai dikeroyok di Jalan Raya Karanganyar, Dusun Tengah, Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Minggu (6/6) sekira pukul 03.00 WIB.
Korban mengalami luka di sekujur tubuhnya dan tidak bisa diselamatkan. Para pelaku kabur usai melakukan aksi tersebut dan saat ini masihh dalam pengejaran pihak kepolisian setempat.
Keterangan yang berhasil dihimpun FC menyebutkan, saksi mata melihat keributan dn perkelahian.
Korban dikeroyok oleh sekelompok orang yang berjumlah sekitar 10 orang. Perkelahian tak seimbang membuat korban tak berdaya hingga menjadi bulan-bulanan para pelaku.
Tentu saja, karena pukulan dengan tangan kosong para pelaku mengenai tubuh korban bertubi-tubi.
Akibatnya korban ambruk. Mengetahui ini, para pelaku kabur meninggalkan korban. Korban lalu dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penangan medis karena lukanya.
Namun oleh petugas jaga, korban Pascal dirujuk ke Rumah Sakit MIS Krangkeng.
Hasil pemeriksaan medis menyebutkan, korban Pascal mengalami luka memar di wajah, mata dan luka robek di pelipis.
Perihal itu dibenarkan Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kapolsek Kedokanbunder Ipda Trio Tirtana,
Dikatakannya, usai pemeriksaan oleh medis di rumah sakit, karena tidak ada keluhan sehingga korban diperbolehkan pulang.
Namun selang beberapa jam di rumah, korban mengalami sesak nafas. Sehingga keluarganya kembali membawa korban ke Rumah Sakit MIS Krangkeng. Namun nyawanya tak tertolong, meninggal dunia.
“Saat masih berada dalam perawatan, korban mengalami kejang-kejang dan menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit,” ucapnya.
Dikatakannya pula, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Apabila pelakunya sudah kita amankan, kita akan mengetahui apa motif pengeroyokan berujung kematian ini, ” kata dia. (Agus).















































































































Discussion about this post