Masih dikatakan Azis, Pemerintah Kota Cirebon akan mendahulukan bantuan bagi warga yang terdampak langsung. Selain itu juga, Pemerintah Kota Cirebon juga akan memberikan bantuan kepada warga yang penghasilannya menurun akibat keadaan ini.
“Ada yang terdampak langsung ada juga yang akibat kondisi saat ini penghasilannya menurun, itu pasti kita berikan demi keberlangsungan hidup warga Kota Cirebon,” tutur Azis.
Azis mengatakan, pergeseran anggaran APBD Kota Cirebon sangat signifikan. Bahkan termasuk anggaran Infrastruktur pun tidak luput dari pergeseran anggaran. Akan tetapi Pemerintah Kota Cirebon menerapkan skala prioritas terhadap anggaran Infrastruktur, mana yang dianggap penting maka akan tetap dilaksanakan.
“Infrastruktur pun anggarannya kita geser, tapi kita lihat dulu mana yang penting. Kalau jembatan putus itu kan harus dikerjakan, tapi kalau yang dirasa masih ringan ya kita geser dulu, tinggal mana skala prioritasnya,” tandas Azis.
Sementara itu, pemerintah pusat menggelar teleconference dengan seluruh kepala daerah se-Indonesia. Kegiatan teleconference berlangsung di ruang Comand Center Balaikota Cirebon dan diikuti oleh Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati.











































































































Discussion about this post