Dikatakan dia, anggaran APBD Majalengka yang saat ini sudah dianggarkan untuk pengadaan masker, tidak akan mencukupi jika diperuntukan bagi seluruh masyarakatnya, dari mulai warga kota hingga pelosok pedesaan.
“Gerakan sejuta masker ini untuk meringankan beban warga yang belum memiliki masker atau kesulitan mendapatkannya, di tengah wabah Covid-19,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Agus Permana menjelaskan, pembagian ribuan masker ini merupakan tahap pertama, dan akan berkelanjutan pada tahap selanjutnya.
Kendati ada bantuan dari Pemkab, sambung dia, hal itu menurutnya tidak akan mencukupi jika tanpa adanya gotong royong dari semua unsur masyarakat. “Saat ini kita bagikan 1000 masker untuk 26 kecamatan. Anggaranya bersumber dari APBD Majalengka,” jelasnya.
Agus menambahkan, Pemkab Majalengka menurutnya sangat mendorong seluruh lapisan masyaraka untuk mengenakan masker di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini begitu dikhawatirkan masyarakat.
“Ya, berdasarkan penelitian ilmiah, memakai masker itu akan mencegah penyebaran virus corona, sehingga hal itu berdampak baik bagi kita,” pungkasnya. (Ibnu)













































































































Discussion about this post