“Kita masih melalukan investigasi, karena pasien positif ini bukan PDP maupun ODP. Dia sakit kanker otak kemudian di HCU dirawat pada tanggal 29 Maret, tanggal 30 Maret diambil SWAB nya dan tanggal 1 April meninggal dunia,” lanjutnya.
Diungkapkan Nanang, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada transimisi lokal atau penularan lokal terkait kasus meninggalnya pasien tersebut. Ia memastikan, pihaknya sedang melakukan investigasi terkait meninggalnya pasien tersebut.
“Yang perempuan tidak ada riwayat perjalanan, sedang kita investigasi apakah pernah kontak dengan yang mudik atau dia tidak terbuka kita tidak tahu. Intinya kita sedang lakukan investigasi. Dan belum ada hasilnya,” tandasnya. (Ghofar)










































































































Discussion about this post