KOTA CIREBON, (FC).- Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon akan segera menyempurnakan proses perbaikan pipa yang bocor di daerah Plangon, beberapa waktu yang lalu.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Sopyan Satari meminta maaf kepada para pelanggan.
Sebab menurutnya, hingga saat ini, perbaikan memang sudah dilakukan. Namun, dari hasil coba aliran dan juga normalisasi, hingga saat ini evaluasi, masih terdapat kebocoran sedikit pada pipa yang bocor tersebut.
“Masih ada kebocoran sedikit saja. Karena kemarin penanganan nya kan menggunakan upaya darurat, tanpa perencanaan, tiba- tiba pecah sehingga kami upayakan dengan kondisi apa adanya dulu kemarin,” kata Opang, sapaan akrabnya, Rabu (11/2/2026)..
Setelah saat ini terkendali, kata Opang, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata kemudian berpikir untuk melakukan evaluasi dan menentukan upaya dan alat apa yang paling cepat untuk penanganan lanjutan. Menurutnya, saat ini, alat yang dilakukan untuk perbaikan saat ini menggunakan 2 flange adaptor, 1 inchian pipa Steel dan 2 flange Steel yang di las ke pipa steel.
“Nanti saat kami menyempurnakan perbaikan, kami akan melakukanya pada saat malam hari dimana pelanggan sebagian besar sudah tidak menggunakan air. Pada saat itu, insyallah tidak lama karena memang sudah persiapan. Kalau kemarin kan tiba- tiba,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, pipa utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata di daerah Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon mengalami kebocoran.
Pipa yang bocor tersebut merupakan pipa induk atau transmisi dan bocor pada Rabu (4/2/2026) pada pukul 21.55 WIB. Saat ini, petugas dari Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon.
Jika sampai Kamis (5/2/2026) pukul 22.00 WIB perbaikan belum selesai, air yang hilang sebesar 75 ribu kubik atau setara dengan 25 ribu mobil tangki air. Jika cuaca normal, perbaikan bisa dilakukan satu sampai dua hari. Namun,, setelah perbaikan, ada normalisasi yang berlangsung hingga satu minggu.
Selama proses perbaikan, opang nampak turun langsung mengecek perbaikan pipa tersebut.
“Kejadian tadi malam sekitar pukul 21.55 WIB, pipa induk yang bocor sehingga meluap ke jalan dan alhamdulilah kondisi sudah dikendalikan. Kalau sampai malam pukul 22.00 WIB tidak selesai, maka kehilangan 75 ribu meter kibik air, atau setara 25 ribu mobil tangki air,” kata Sopyan.
Opang mengatakan, saat ini, pengerjaan perbaikan fisik sedang dilakukan. Opang mengatakan, saat ini, pipa yang pecah akan diganti. Pipa tersebut, menurutnya pipa dari tahun 1978 atau diperkirakan berusia 50 tahunan sehingga masih layak untuk digunakan.
Hanya saja, menurutnya, pipa tersebut berada di belokan atau tikungan, turunan dan tanjakan. Pipa yang bocor tersebut merupakan pipa DCIP diameter 700 mm. Ia mengatakan, jika dilihat, diameter pipa yang bocor sekitar 50 cm.
“Hanya saja ini kan tempatnya di belokan atau tikungan, lalu juga di tanjakan dan turunan yang meningkatkan beban kendaraan,” kata Opang.
Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, saat ini, berusaha untuk melayani kebutuhan masyarakat dengan menyiapkan armada tangki dan bekerjasama dengan seluruh PDAM di wilayah III Cirebon.
Mobil tangki yang dipinjam, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia juga meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak. Sebab, menurutnya, kejadian ini merupakan unsur yang tidak disengaja dan tidak sempat memberitahukan kepada para pelanggan. (Agus)














































































































Discussion about this post