MAJALENGKA, (FC).- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cideres Kabupaten Majalengka menutup sejumlah pelayanan sementara waktu, menyusul beberapa orang petugasnya terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19.
Direktur RSUD Cideres Majalengka, Asep Suandi membenarkan terkait ditutupnya sejumlah pelayanan di RSUD Ciders tersebut, lantaran ada petugasnya dari tenaga medis dan non medis terkonfirmasi positif Covid-19.
“Ya, untuk sementara waktu, sejumlah pelayanan di RSUD Cideres ini ditutup, karena lima orang petugas kami, yakni cleaning service, dokter spesialis, dokter umum, perawat dan petugas lainnya terkonfirmasi positif virus Corona,” ungkapnya, Selasa (6/10).
Menurut Asep, kelima orang petugas RSUD Cideres dinyatakan terinveksi virus meresahkan ini, setelah mereka menjalani tes swab beberapa waktu lalu. Namun, pihaknya sejauh ini belum mengetahui apakah mereka ini terpapar di RSUD ini atau ketika di luar.
Menyikapi hal itu, pihaknya saat ini telah melakukan berbagai upaya preventif agar tidak ada lagi petugas yang terpapar Covid-19.
“Setelah lima petugas kami dinyatakan positif Covid-19, kami lebih memperketat pelayanan, yang di antaranya meniadakan jam besuk untuk sementara waktu. Hal ini sebagai upaya pencegahan agar tidak ada lagi yang terpapar virus berbahaya ini,” katanya.
Bukan hanya itu, lanjut dia, upaya preventif lainya pun telah dilakukan, seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan level pelayanan, melaksanakan peningkatan imunitas pegawai dengan pemberian vitamin secara berkala, serta hal lain yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19.
“Kita juga membuat barier antara petugas dan pasien di tempat pelayanan serta pengurangan jumlah pasien rawat jalan sesuai kuota, jaga jarak kursi tunggu pasien dan peningkatan kepatuhan petugas terhadap protokol kesehatan. Kemudian, kita juga menambah jumlah tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Selain itu, kami juga memisahkan alur masuk pasien antara pasien biasa dengan pasien Covid-19,” pungkasnya. (Ibin)












































































































Discussion about this post