KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa (Pemdes) Kalipasung, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap 2 tahun 2025 kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kuwu Kalipasung, Endi Supriyadi, mengatakan dari 30 KPM tersebut 6 di antaranya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan 24 KPM penyandang Disabilitas, hal itu selaras dengan upaya mendukung program nasional tekait penanganan kemiskinan ekstrem.
Endi mengatakan upaya ini sebagai komitmen Pemdes dalam penanganan kemiskinan ekstrem di desanya. Mengingat ODGJ menjadi salah satu bagian dari kemiskinan ekstrem.
Endi pun menjelaskan, BLT-DD kepada ODGJ maupun penyandang disabilitas ini bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya kepada masyarakat yang berkebutuhan khusus yang ada di desanya.
Menurutnya, dipilihnya warga ODGJ dan penyandang disabilitas ini lantaran kelompok ini masuk kelompok rentan ekonomi, namun jarang tersentuh bantuan sosial.
“Kami saluran BLT-DD kepada sesuai kriteria hasil musyawarah yang menyasar ODGJ maupun penyandang disabilitas, dengan mendapat bantuan sebesar Rp300 ribu untuk 6 bulan,” paparnya.
Dikatakannya, dalam proses penetapan KPM BLT-DD, partisipasi masyarakat sangat penting. Sehingga melalui Musyawarah Desa (Musdes) validasi data calon penerima manfaat menjadi kunci dalam menjalankan program ini untuk memberikan bantuan yang tepat sasaran kepada yang membutuhkan.
“Kami berharap masyarakat dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan ekstrem,” ungkapnya.
Ditegaskannya, penerima BLT DD dari kategori ODGJ ini pihaknya tidak asal sembarang memberikannya, namun ODGJ yang diberikan BLT DD ini dipastikan memang benar warganya dengan pembuktian mereka telah memiliki e-KTP, kebetulan wilayah Kecamatan Gebang pada tahun 2023 lalu telah melaksanakan pembuatan e-KTP massal untuk para penyandang ODGJ.
Endi berharap dengan adanya pemberian bansos BLT-DD kepada ODGJ dan penyandang disabilitas ini diharapkan mampu membantu meringankan beban keluarga mereka, baik untuk kebutuhan berobat maupun kebutuhan sehari-hari mereka.
“Semoga ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan ekstrem di Desa Kalipusung, ” pungkasnya. (Nawawi)











































































































Discussion about this post