KUNINGAN, (FC).- Musholla Ar-Rahmat di Kompleks Pendopo Kabupaten Kuningan resmi difungsikan setelah diresmikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Selasa (30/1).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan disaksikan Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, tokoh agama, ulama, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa musholla tersebut dihadirkan sebagai penguat nilai keagamaan di lingkungan pusat pemerintahan daerah.
“Keberadaan Musholla Ar-Rahmat ini diharapkan menjadi ruang pengingat bagi kita semua, bahwa bekerja di pemerintahan bukan hanya soal tugas administratif, tetapi juga bagian dari ibadah,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, sarana ibadah yang memadai di lingkungan kerja penting untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab kedinasan dan pembinaan spiritual.
“Dengan adanya musholla ini, ASN dan siapa pun yang beraktivitas di Pendopo memiliki tempat yang layak untuk beribadah,” katanya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa pembangunan Musholla Ar-Rahmat terlaksana berkat kepedulian seorang dermawan, Haji Eka, yang sepenuhnya membiayai pembangunan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Haji Eka atas kepeduliannya. Kontribusi ini sangat bermanfaat bagi lingkungan pemerintahan dan masyarakat,” ucapnya.
Terkait penamaan, Bupati menjelaskan bahwa nama “Ar-Rahmat” merupakan hasil musyawarah bersama para ulama dan tokoh agama.
“Nama Ar-Rahmat mengandung harapan agar musholla ini menjadi tempat menumbuhkan kasih sayang, kebersamaan, dan pembinaan keimanan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, menyampaikan bahwa pembangunan musholla didasari tiga hal utama.
“Pertama, komitmen pemerintah daerah dalam penguatan nilai keagamaan. Kedua, kebutuhan sarana ibadah yang layak di lingkungan Pendopo. Ketiga, adanya kepedulian dermawan yang membiayai pembangunan secara penuh,” jelas Emup.
Rangkaian peresmian juga diisi dengan pemberian santunan kepada 58 anak yatim dan dhuafa yang diserahkan secara simbolis, serta tausiah oleh Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman. Acara ditutup dengan doa bersama. (Angga)




















































































































Discussion about this post