KOTA CIREBON, (FC).-Tantangan ekonomi global yang semakin kompleks serta percepatan transformasi digital menuntut tata kelola kebijakan nasional yang adaptif dan terintegrasi.
Isu tersebut menjadi sorotan dalam seminar bertajuk “Sinergi Kebijakan Publik dalam Bidang Moneter untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional di Era Disrupsi Global”
Kegiatan ini digelar di Auditorium Kampus 1 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Selasa (7/4), dengan menghadirkan Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Informasi Asuransi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Dr. Suwandi sebagai pemateri utama.
Dalam paparannya, Suwandi menegaskan bahwa stabilitas ekonomi nasional tidak dapat hanya bergantung pada kebijakan satu lembaga.
Menurutnya, dibutuhkan dukungan sistem administrasi publik yang profesional serta koordinasi lintas sektor yang kuat.
“Di era disrupsi, tantangan tata kelola semakin kompleks. Lemahnya koordinasi lintas sektor atau tumpang tindih regulasi dapat menjadi hambatan besar bagi efektivitas kebijakan ekonomi,” ujar Suwandi.
Suwandi menjelaskan bahwa volatilitas pasar keuangan, tekanan inflasi, serta pesatnya perkembangan teknologi finansial menuntut pemerintah memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dalam merumuskan kebijakan.
Ia menambahkan, penerapan prinsip good governance seperti transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi menjadi kunci utama dalam menjembatani kebijakan ekonomi makro dengan implementasi di tingkat operasional.
Seminar ini juga menghadirkan akademisi dan praktisi perbankan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya kebijakan moneter.
“Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat adalah modal utama kita menghadapi ketidakpastian global,” pungkasnya.
Ia berharap forum tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dalam memahami isu kebijakan publik sekaligus melahirkan rekomendasi kebijakan yang konstruktif.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang administrasi publik serta menciptakan iklim pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. (Andriyana)











































































































Discussion about this post