KAB.CIREBON, (FC).- Polresta Cirebon mengadakan Festival Kreasi Seni Tradisional Tingkat SMP se-Kabupaten Cirebon. Hal tersebut dilakukan selain untuk memperingati Hari Anak Nasional 2025 juga melestarikan warisan budaya Cirebon.
Festival ini dilaksanakan, juga salah satunya untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional Cirebon yang melibatkan berbagai kreasi seni dan budaya yang berlangsung di area kuliner Centra Batik Trusmi.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni menjelaskan, kegiatan festival seni tradisional tingkat SMP se-Kabupaten Cirebon ini terselenggara berkat kerjasama antara Polresta Cirebon, KPAID, Forkopimda dan pemerintah daerah.
“Festival seni tradisional ini untuk memberikan wadah kepada anak-anak pelajar agar mereka bisa menyalurkan bakat dalam berkreasi di dalam kegiatan yang positif,” ujarnya, Jumat (1/8).
Sumarni menambahkan, selain untuk memberikan wadah kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menarik para pengunjung (wisatawan) terhadap pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di trotoar, agar para pedagang ini dapat memenuhi area kawasan Centra Batik Trusmi ini.
Acara ini berlangsung selama 2 hari (Jumat-Sabtu) para pelajar menampilkan berbagai jenis tarian tradisional Cirebon.
“Festival ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya tradisional, serta memberikan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Mari kita bersama-sama melestarikan budaya bangsa nasional melalui karya seni yang membanggakan,” ucapnya.
Sementara itu Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman mengatakan, pemerintah Kabupaten Cirebon mengapresiasi kepada sekolah dan para siswa yang telah berinisiatif untuk melestarikan kesenian tradisional dan kearifan lokal melalui acara festival seni tari ini.
“Kesenian yang ditampilkan di sini adalah bagian dari warisan budaya kita yang perlu dijaga dan diteruskan. Saya sangat mengapresiasi bahwa anak-anak kini tidak hanya memahami, tetapi juga ikut melestarikan kesenian-kesenian tradisional yang menjadi kebanggaan Kabupaten Cirebon,” ujarnya.
Tak hanya menampilkan kreasi seni, festival ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan kreativitasnya dalam bidang seni tari tradisional untuk memberikan wadah bagi generasi muda dalam berekspresi di bidang seni. (Johan)










































































































Discussion about this post