Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyampaikan bahwa Jaipong saat ini gaungnya sudah berkurang dan para pemuda kita memiliki minat yang kurang bagi kesenian ini.
“Namun hal tersebut tidak menyurutkan bagi kita, sebagai pituin Sunda untuk selalu berupaya menggemakan gaungnya kembali. Tentu dengan penyelenggaraan ini merupakan bukti sebagai media yang baik agar kebudayaan ini kembali menggeliat. Untuk itu saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sanggar Seni Astagiri untuk penyelenggaraan pasanggiri Jaipong ini. Semoga acaranya dapat dilanjutkan dari tahun ke tahun,” jelas Acep.
Selain itu, Acep berharap bahwa para pegiat kesenian tari Jaipong ini untuk terus berkreasi, dengan inovasi melihat perkembangan zaman, sehingga para pemuda dapat tertarik dan mempelajari kesenian Jaipong.
“Tugas besar bagi para pegiat Jaipong hari ini adalah bagaimana meningkatkan daya suka dari generasi milenial, dari usia dini hingga remaja, sehingga mereka senantiasa mengingat kebudayaan kelahirannya sendiri dibandingkan budaya asing. Tentu pemerintah daerah akan senantiasa mendukung, dengan selalu mendorong kesenian Jaipong memiliki panggung keistimewaan pada acara-acara besar yang diselenggarakan Pemerintah. Kita pun membutuhkan dukungan dari kalangan seniman, masyarakat, lembaga dan pendidikan untuk terus berupaya mengembangkan warisan Kebudayaan Jaipong ini,” ungkap Acep. (Ali)










































































































Discussion about this post