KUNINGAN, (FC).- LBH NU Kabupaten Kuningan melakukan pelaporan terhadap kasus Nuzul Rachdy yang dinilai melecehkan lembaga pendidikan Pondok Pesantren Husnul Khotimah kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Kuningan, Rabu (6/10).
Ketua LBH NU Kabupaten Kuningan, Abdul Jabbar menyampaikan atas nama lembaganya dia melaporkan Ketua DPRD ke BK DPRD Kuningan untuk ditindaklanjuti atas kalimat “Limbah” terhadap kondisi Ponpes Husnul Khotimah.
“Mari kita lihat arti kata limbah di kamus besar bahasa Indonesia itu apa, apa bisa jadi diksi seperti yang disampaikan kemarin,” katanya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat kuningan tetap tenang, dan menyerahkan semua ke BK DPRD Kuningan untuk menindaklanjuti atas pelaporannya.
Sementara, Ketua BK DPRD Kuningan dr. Toto Taufikurohman membenarkan pihaknya mendapatkan surat pelaporan dari LBH NU. Dan tentunya dia akan memproses secara prosedur. Termasuk besok dia bersama tim BK DPRD juga akan menerima audiensi dari FPI dan masyarakat bernama APIK terkait hal yang sama.
“Untuk surat pengaduan ini, tentu akan dilakukan verifikasi oleh secretariat selama 7 hari, kemudian pimpinan akan memberikan rekomendasi kepada BK untuk menindaklanjuti aduan tersebut. Tapi apabila pimpian tidak merekomendasikan maka BK berhak untuk melanjutkan proses aduan tanpa adanya rekomendasi,” jelas Toto yang juga mantan Calon Bupati Kuningan.
Toto menegaskan, dirinya bersama tim BK DPRD sudah berkomitmen agar tiap aduan atau kasus yang ada akan diselesaikan. Terlebih kasus ini menghebohkan NKRI.
“Kita akan bekerja dari surat yang masuk, dan mengundang pihak yang mengadu dan teradu,” kata Toto.
Toto juga meminta agar masyarakat tidak meragukannya, karena BK DPRD sudah siap melakukan tugas apapun risikonya, karena sudah kewajiban dan tugas untuk menjalankan, sehingga memberikan kepuasan terhadap pelayanan masyarakat
“Meski kita sama – sama anggota dewan, tapi etika harus ditegakan, sudah kewajiban kita, mohon doa untuk kita, agar bisa memberikan kepuasan bagi semua. Kita bekerja secara tansparan dan akuntable,” kata Toto, diamini Wakil Ketua BK DPRD Purnama. (Ali)
















































































































Discussion about this post