KAB.CIREBON, (FC).- Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah tertemper kereta api di jalur perlintasan KM 210+½, petak jalan Cangkring–Bangodua, Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/2) sore.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) menerima laporan adanya kecelakaan di jalur rel. Informasi itu kemudian diteruskan kepada jajaran Polsek Klangenan untuk dilakukan penanganan di lokasi.
Kapolsek Klangenan, Iptu Diding membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, laporan awal diterima dari petugas Polsuska bernama Anggi, yang selanjutnya bersama perangkat desa melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.
“Setelah menerima informasi, saksi bersama perangkat desa langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenaran laporan. Setibanya di tempat kejadian, ditemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Iptu Diding, Kamis (12/2).
Petugas kepolisian yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian melakukan identifikasi terhadap korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diketahui bernama Undrus bin Dama (67), warga Blok Buntalan RT 015/RW 004, Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, dengan pekerjaan buruh harian lepas.
Proses evakuasi korban dilakukan dengan bantuan warga sekitar yang sempat memadati lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Arjawinangun untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih mendalami kronologi pasti kejadian. Namun, berdasarkan informasi dan video yang beredar di masyarakat, korban diduga berada di sekitar jalur rel saat sedang mencari rumput sebelum akhirnya tertemper kereta api.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sepanjang jalur rel kereta api demi menghindari kecelakaan serupa.
“Kami mengingatkan warga agar selalu waspada dan menjauhi area jalur kereta api karena sangat berbahaya,” tegas Iptu Diding. (Ghofar)










































































































Discussion about this post