“Kami ada perangkat komputer dan handphone. Sekarang membatasi pertemuan orang luar dengan orang dalam (warga binaan), tetapi tidak menghilangkan hak mereka dengan keluarganya,” jelasnya.
Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona, pihaknya juga sudah melakukan beberapa langkah antispasi.
Seperti, penyemprotan disinsfektan, menyediakan hand sanitizer dan memberikan sosialisasi agar para warga binaan menjaga kebersihan dan kesehatan.
“Saat ini alhamdulillah, semua sehat. Ada 301 orang warga binaan disini. Kami juga beli alat thermol,” tegasnya. (Munadi)
Page 2 of 2




















































































































Discussion about this post