CIREBON, (FC).- Gejolak di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon terus berlanjut dan semakin mengkhawatirkan.
Setelah 13 pengurus inti mengundurkan diri dari kepengurusan periode 2023–2027, kini giliran 36 dari total 45 cabang olahraga (Cabor) menyatakan mosi tidak percaya terhadap Ketua KONI, Sutardi Raharja.
Desakan agar Sutardi mundur dari jabatannya semakin menguat. Para pengurus Cabor menilai kepemimpinannya gagal membawa kemajuan bagi dunia olahraga di Kabupaten Cirebon, terutama menjelang pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Perwakilan dari 36 Cabor, Yundi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan audiensi dengan KONI Jawa Barat untuk menyampaikan keresahan dan tuntutan tersebut.
“Dalam pertemuan itu, KONI Jabar menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan kami. Rencananya, Ketua KONI Kabupaten Cirebon akan dipanggil pada Jumat, 1 Agustus 2025,” ujar Yundi, Senin (29/7/2025).
Yundi menambahkan, para pengurus Cabor berharap agar kepemimpinan KONI Kabupaten Cirebon segera diambil alih oleh KONI Jabar demi kelangsungan persiapan atlet menuju ajang BK Porprov yang semakin dekat.
Situasi ini menandai babak baru dalam dinamika internal KONI Kabupaten Cirebon, yang jika tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap prestasi dan persiapan para atlet. (Agus)













































































































Discussion about this post