MAJALENGKA, (FC).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka mengagendakan debat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Majalengka sebanyak dua kali.
Koordinator Divisi (Koordinat) Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Majalengka, Andhi Insan Sidieq, mengatakan, berdasarkan aturan debat itu minimal digelar satu kali, dan maksimal tiga kali.
Menurut dia, agenda debat yang digelar dua kali tersebut agar masyarakat Kabupaten Majalengka lebih mengenal dan mengetahui betul visi misi para Paslon Pilkada Majalengka 2024.
“Kami ingin masyarakat Majalengka sangat mengetahui Paslon yang akan dipilihnya di Pilkada Majalengka 2024,” kata Andhi Insan Sidieq saat ditemui di Majalengka, Senin (7/10).
Ia mengatakan, hingga kini debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka baru tercover untuk diselenggarakan sebanyak satu kali.
Karena itu, pihaknya berjanji bakal mendorong agar debat tersebut dilaksanakan menjadi dua kali dalam rapat pleno KPU Kabupaten Majalengka.
“Kalau dari rencana awal debat ini hanya (digelar) satu kali, tetapi kami akan mengupayakan betul bisa dilaksanakan dua kali,” ujar Andhi Insan Sidieq.
Andhi menyampaikan, debat Paslon Pilkada Majalengka 2024 dilaksanakan selama masa kampanye yang berlangsung hingga 23 November 2024.
Ia pun tengah menyusun jadwal pelaksanaan debat kedua Paslon Pilkada Majalengka 2024 yang diagendakan sebanyak dua kali tersebut.
“Kami berharap, masyarakat memanfaatkan debat ini untuk memahami dan mengenal Paslon yang akan dipilihnya pada 27 November 2024,” ujar Andhi Insan Sidieq.
Pilkada Majalengka 2024 sendiri diikuti pasangan nomor urut 1 Eman Suherman – Dena M Ramdhan, dan pasangan nomor urut 2 Karna Sobahi – Koko Suyoko.
Sementara sebagian masyarakat Kabupaten Majalengka menyambut baik dengan akan digelarnya debat paslon Bupati san Wakil Bupati Majalengka.
Dengan debat yang akan digelar oleh KPU Majalengka nanti akan memberikan gambaran kepada masyarakat akan calon pemimpin Majalengka untuk lima tahun kedepan.
Sehingga masyarakat bisa tertarik dan menjatuhkan pilihannya setelah mendengar gagasan yang disampaikan saat debat nanti.
“Sangat senang sekali andai nantinya paslon itu menyampaikan gagasan dan pemikirannya untuk membangun Majalengka luna tahun kedepan. Selama ini masyarakat tahunya hanya gambar paslon yabg tersebar melalui APK dan teriakan yel yel pada saat kampanyeu. Dengan adanya debat, maka masyarakat akan mengetahui siapa paslon yang terbaik nanti,” ujar Hasanudin seorang warga Kecamatan Jatitujuh. (Munasi)















































































































Discussion about this post