MAJALENGKA,(FC), – Aipda Darussalam, anggota Polsek Ligung yang menjadi korban penyerangan oleh geng motor pada Sabtu dini hari kemarin, saat ini dilaporkan telah dalam kondisi membaik. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian.
“Alhamdulillah, kondisi anggota kami yang menjadi korban sudah membaik. Ia masih menjalani pemulihan,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, Selasa (15/7).
Ia mengalami luka cukup parah di lengan kiri akibat sabetan senjata tajam jenis cerulit sepanjang 150 sentimeter yang diayunkan oleh pelaku saat rombongan geng motor melintas di depan Wilayah Kecamatan Ligung.
Akibat luka tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif dan menerima 21 jahitan. Kini, menurut Willy, luka korban mulai mengering dan kondisinya stabil.
“Sudah kami pantau terus sejak hari kejadian. Korban mendapat perawatan yang baik dan kami pastikan seluruh kebutuhan medisnya ditanggung oleh institusi,” ujarnya.
Willy juga menyatakan, dukungan moral dan perlindungan hukum terhadap anggotanya akan diberikan secara penuh.
Ia menegaskan, kasus penyerangan tersebut adalah tindakan kriminal serius yang menyerang petugas negara dalam menjalankan tugas yaitu membubarkan geng motor yang tak jadi melakukan kericuhan di perbatasan Majalengka – Cirebon
“Pelakunya sudah kami proses dan akan kami tuntaskan hingga ke pengadilan,” tegasnya.
Sebelumnya, Polres Majalengka telah menetapkan empat tersangka dari total sepuluh orang yang diamankan usai kejadian.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
Polres Majalengka juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap aktivitas geng motor, serta tidak ragu melapor jika melihat kelompok mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. (Munadi)













































































































Discussion about this post