KOTA CIREBON,(FC).- Walikota Cirebon Nashrudin Azis, Rabu siang (26/8) di rumah dinasnya, menerima sejumlah tamu yang menyatakan keluarga keturunan dari Kesultanan Cirebon.
Seusai pertemuan, Patih Keraton Kacirebonan Pangeran Tommy Iplaludin Dendabrata menyampaikan, pihaknya dihadapan Walikota Cirebon menyatakan sikap terkait polemik yang terjadi di Keraton Kasepuhan.
Pernyataan sikap ini, kata dia, sebelumnya sudah dicetuskan bersama pada Selasa malam kemarin (25/8) di Astana Gunung Sembung, Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon.
“Alhamdulillah, tadi Pak Wali menerima kami dengan baik dan kekeluargaan. Kami sampaikan pernyataan sikap kami yang dibuat di Astana Gunung Sembung kemarin” ungkapnya kepada FC.
Tommy menyebutkan ada tiga poin dari pernyataan sikap, yakni Keluarga Kesultanan Cirebon yang garis keturunan langsung dari Syekh Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati berkewajiban meluruskan nasab sebenarnya.
Kemudian, sikap terkait akan diadakanya penobatan Sultan Kasepuhan di Keraton Kasepuhan. Dan pihaknya menyampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk tidak terlibat dan tidak berpihak dalam urusan internal keluarga besar Kesultanan Cirebon.
“Kami tidak bertanggung jawab atas penobatan Luqman Zulkaedin sebagai Sultan Kasepuhan karena bukan keturunan langsung dari Syekh Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati,” tegasnya.











































































































Discussion about this post