KOTA CIREBON, (FC).- Aksi demo dari ribuan massa gabungan menyerbu Gedung DPRD Kota Cirebon. Petugas yang berjaga kuwalahan kalah jumlah jumlah dengan pendemo.
Akibatnya petugas mundur dan pendemo bisa merangsek masuk ke dalam gedung wakil rakyat ini.
Dalam aksinya di dalam Gedung DPRD Kota Cirebon, massa memecahkan kaca, melemparkan meja, kursi, pot bunga dan properti lainnya.
Massa begitu bebas mengobrak Abrik gedung wakil rakyat ini, karena sudah tidak ada petugas yang menahan atau menjaganya.
Pantauan di lokasi, sebagian massa mengeluarkan barang-barang dari dalam gedung. Dari rekaman CCTV, ada oknum yang menjarah ruangan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon di lantai dua. Monitor, komputer dan alat print digondol oknum tersebut.
Ada sejumlah pendemo yang meneriakkan “Bakar-bakar Gedung Dewan”
Namun syukur, hak ini tidak terjadi.
Sementara di Alun-alun Kejaksan polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang terus berdatangan dari Kabupaten Cirebon.
Akibat angin yang cukup kencang, arah asap gas air mata sampai ke Masjid At Taqwa dan kantin disekitarnya. Banyak jamaah masjid yang mengeluhkan mata perih, tenggorokan sakit dan kulit terasa terbakar.
Sampai berita ini diturunkan, massa masih berkerumun di depan Gedung DPRD Kota Cirebon dan Alun-alun Kejaksan. Bahkan ada sejumlah massa yang akan bergerak ke Mapolres Cirebon Kota. Namun petugas terus melakukan penghadangan dengan barikade water barrier dan pagar betis.
Terlihat juga pot bunga pinggir jalan dirusak, fasilitas umum juga tidak luput dari aksi perusakan. (Agus)















































































































Discussion about this post