KUNINGAN, (FC).- Kabupaten Kuningan diproyeksikan akan dilintasi pembangunan jalan tol lintas selatan sebagai bagian dari pengembangan kawasan Rebana. Proyek tersebut disebut telah masuk dalam perencanaan pemerintah pusat dan mulai dibahas secara intens di tingkat provinsi.
Hal itu disampaikan Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar usai menghadiri kegiatan pelepasan peserta angkutan balik mudik gratis Kementerian Perhubungan tahun 2026 di Terminal Tipe A Kertawangunan, Rabu (25/3).
“Rencana ini sudah pernah dibahas dalam rapat khusus di Bandung. Kalau tidak salah, targetnya mulai 2028 sampai 2030 jalan tol akan membelah wilayah Kuningan,” ujar Dian kepada awak media.
Ia menjelaskan, berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, trase tol direncanakan melintasi wilayah barat Kuningan, dimulai dari kawasan Ciperna dan terhubung hingga Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar.
“Trasenya sudah dibahas cukup intens di provinsi. Kalau dari gambar yang ada, itu melewati Kuningan bagian barat,” katanya.
Menurut Dian, kehadiran jalan tol tersebut diharapkan mampu membuka aksesibilitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Jawa Barat bagian timur dan selatan.
“Kita menyambut baik. Mudah-mudahan akses semakin mudah dan Kuningan ke depan semakin berkembang,” ucapnya.
Ia menambahkan, tahapan awal pembangunan diperkirakan akan dimulai dengan proses pembebasan lahan pada 2028 hingga 2029. Pemerintah daerah berharap realisasi proyek tersebut dapat berjalan lebih cepat dari target.
“Rencananya pembebasan lahan mulai 2028-2029. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Selain proyek tol, Dian juga menyampaikan harapannya agar ke depan Kabupaten Kuningan dapat terhubung dengan jalur kereta api yang menghubungkan Bandung, Cirebon, hingga Tasikmalaya.
“Kalau Kuningan bisa dilewati kereta api, tentu akan luar biasa. Selain akses semakin mudah, juga bisa mengangkat potensi wisata karena pemandangannya sangat indah,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa rencana pembangunan jalan tol menjadi proyek yang paling konkret dalam waktu dekat.
“Yang sudah pasti, beberapa tahun ke depan jalan tol akan hadir di Kuningan,” tegasnya.(Angga)















































































































Discussion about this post