KOTA CIREBON, (FC).- Disharmoni hubungan antara Walikota Cirebon Effendi Edo dan Wakil Walikota Cirebon Siti Farida, mencuatkan pendangan dari berbagai pihak. Mulai pengamat sosial politik, akademisi, organisasi masyarakat dan lainnya.
Nah, kali ini Karang Taruna Kota Cirebon ikut angkat bicara, menyoroti polemik di pucuk pimpinan daerah ini, dimana menurut mereka, persoalan ini seharusnya bisa diselesaikan secara elegan tanpa tidak perlu mencuat di publik.
Ketua Karang Taruna Kota Cirebon, Rian Hadi Saputra menyampaikan bahwa perseteruan keduanya cukup di ruang privat antara pimpinan daerah.
Bahkan Rian mengibaratkan, walikota dan wakil walikota adalah sebuah keluarga, sehingga keretakan komunikasi keduanya harus selesai di ruang keluarga.
“Ibarat keluarga, masalah keluarga di bicarakan internal dan jangan sampai orang lain tau,” ungkap Rian, Kamis (13/5).
Dijelaskan Rian, melihat fungsi yang mengacu pada ketentuan perundang-undangan, walikota memiliki peran sentral dalam menjalankan roda pemerintahan dan pengambil kebijakan.
Sementara wakil walikota berperan membantu jalannya roda pemerintahan sesuai arahan walikota.
“Apa yang di lakukan oleh Walikota Cirebon sejauh ini sudah benar, karena tidak ada yang mewajibkan harus persetujuan wakil walikota,” kata Rian.
Karang Taruna jug menilai, bahwa polemik yang mencuat dipermukaan saat ini adalah kesalahpahaman yang harus disikapi dengan bijak.
Maka, untuk menyelesaikannya, hanya perlu duduk bersama dan ngobrol, saling terbuka.
“Saya melihat dari dua sisi yang berbeda. Menurut saya semua mekanisme pun sudah di tempuh dengan benar,” jelas Rian.
Rian berharap, ke depan komunikasi para pemimpin daerah bisa diperbaiki jauh lebih baik, sehingga tidak ada saling serang satu sama lain dan memunculkan berbagai persepsi publik.
Karang Taruna juga mengingatkan soal Visi Misi yang mereka usung saat Pilkada, dan saat ini harus direalisasikan keduanya.
“Fokus mewujudkan visi misi karena ini yang ditunggu oleh masyarakat Kota Cirebon,” kata Rian. (Agus)













































































































Discussion about this post