Di kasus kluster Plered ini, lanjut Imron, pihaknya telah menunjuk tim khusus, dan sudah bekerja, yakni melakukan rapat dengan seluruh Kuwu yang ada di Kecamatan Plered. Tugasnya? kata Imron, memantau pelaksanaan protokol kesehatan di wilayah ini.
“Karena kita bukan PSBB lagi tapi AKB. Jadi pergerakan ekonomi semua berjalan tapi tetap diatur dengan protokol kesehatan,” kata Imron.
Selanjutnya, masih dikatakan Imron, pelaksanaan salat Idul Adha untuk tiga desa dilaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Beda dengan tujuh desa yang lain yang ada di Kecamatan Plered ini.
“Tetap dilaksnakan salat nya, hanya yang tadinya disatu desa dikumpulkan kita pecah di beberapa masjid. Jadi tidak ada pengumpulan pelaksanaan ibadah Idul Adha disatu desa,” jelasnya.
Selain itu juga, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon sudah mensterilkan wilayah ini. Yakni dengan cara melakukan penyemprotan desinfektan secara menyeluruh.
“Sampai dengan per hari ini tim sudah turun, penyemprotan sampai selesai, sampai semuanya sehat. Kalau penutupan jalan sampai akhir bulan ini,” tukasnya. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post