KOTA CIREBON, (FC).- Pada masa pandemi Covid-19 ini, penyelenggaraan sertifikasi pembimbing manasik haji dilakukan dengan memanfaatkan Informasi dan Teknologi (IT). Atas hal itu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon melalui Center for Hajj and Umrah Studies mengembangkan Sertifikasi Haji Virtual berbasis IT.
Menurut Direktur Center for Hajj and Umrah Studies, H Muzaki, pada sesi daring peserta diwajibkan mengikuti semua mata pelatihan melalui aplikasi Webinar Zoom Meeting dan portal Center for Hajj and Umrah Studies IAIN Syekh Nurjati Cirebon di www.haji-sejati.or.id. yang dilaksanakan selama tujuh hari.
“Sementara sesi luring dilaksanakan selama lima hari untuk materi yang bersifat praktik, seperti praktik manasik haji,” ungkap Muzaki.
Kordinator program, H Mohammad Yahya menambahkan, website yang dimiliki lembaganya terintegrasi dengan sistem yang mumpuni, yaitu meliputi proses perekaman kehadiran, sajian materi, proses penugasan, survei, penilaian, dan monitoring yang semuanya dilakukan melalui teknologi informasi.
Peserta tidak lagi repot untuk mencari materi, mengumpulkan tugas dan melihat evaluasi dirinya, karena semua dapat diakses melalui satu aplikasi digital,” terang Yahya.















































































































Discussion about this post