KUNINGAN, (FC).- Hampir 4 bulan lamanya, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dipusingkan dengan permasalahan pandemi Covid 19, bahkan hingga kemarin lusa dipastikan data penambahan kasus positif Covid 19 telah zero.
Namun Senin (29/6) malam, ibarat disambar petir, Bupati Kuningan mendapatkan kabar hasil swab di Kabupaten Kuningan gelombang pertama dengan 390 spesimen ada 9 diantaranya dinyatakan positif.
Selasa (30/6) sore, Bupati Kuningan H. Acep Purnama bersama Kapolres Kuningan AKBP. Lukman Syafri Dandel malik, Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi. Karter Joyi Lumi bersama Sekda Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, serta Kepala Dinas Kesehatan Kuningan dr. Hj. Susi Lusiyanti bersama Direktur RSUD 45 dr. Dekki Saefullah dan Direktur RS Linggarjati dr. Edi Martono serta Ketua IDI Kuningan dr. Asep Hermana menyampaikan kabar pahit dihadapan belasan rekan media tentang hasil Swab gelombang pertama.
Dihadapan rekan-rekan media, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyampaikan sebelum mendapat kabar tadi malam, kuningan sudah tergambarkan akan bahagia, bersiap menyongsong new normal dalam arti sebenarnya. Namun kabar hasil swab massal gelombang pertama hasilnya kurang menggembirakan. Dan sampai besok proses swab massal di kuningan masih berjalan.
“Dari 390 spesimen (tahap pertama) Sembilan orang dinyatakan positif covid-19. Meskipun kondisi yang dinyatakan positif masih bagus, tidak sedang menjalani perawatan. Saya tidak malu untuk menyampaikan ini, karena ini memang gambaran kuningan, lebih baik kita transparan tidak kita tutup- tutupi, kami tidak ingin menanggung kebohongan, maka dari itu kita sampaikan hari ini,” jelas Acep.














































































































Discussion about this post