KOTA CIREBON,(FC).- Pemkot Cirebon merelokasi para pedagang bunga yang terkena penertiban di Kalibaru ke Dukuh Semar, tepatnya di belakang Terminal Harjamukti.
Saat ini, para pedagang sedang membangun kios disana, dan lokasi tersebut tengah ditata untuk bisa menjadi pusat keramaian baru di wilayah Harjamukti.
Disana, ada Masjid Al-Hidayah yang dulu menjadi masjid fasilitas Terminal Harjamukti, sekaligus penghubung antara Terminal Bis dengan Terminal Elf.
Saat ini, sejalan dengan penataan yang sedang dilakukan di wilayah tersebut, Masjid al-Hidayah juga akan ikut dipercantik.
Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati mengungkapkan, untuk meramaikan wilayah yang digadang-gadang menjadi sentra penjualan bunga tersebut, untuk menata masjidnya, Pemkot mengajak kepada Yayasan H Karim Oei.
Senin (6/4) siang, Siti Farida turun ke lokasi bersama dengan Ketua Yayasan H Karim Oei Cabang Cirebon, Harry Saputra Gani.
“Hari ini kita sudah melihat, memastikan pedagang dapat lokasi yang nyaman, kemudian juga kita ajak bapak HSG, kita ingin minta bantuan dan ajak untuk menata masjidnya,” ungkapnya.
Disebutkannya dari 4400 meter persegi lahan disana, hanya 1100 meter yang dimanfaatkan oleh para pedagang, sehingga sisanya akan dipikirkan untuk menjadi destinasi baru yang bisa menarik keramaian disana, termasuk menata masjid Al-Hidayah.
“Alhamdulillah, kita berkomitmen untuk menciptakan kawasan dukuh semar yang lebih indah dan ramai, menata dan menyulap menjadi wisata rohani, karena ada masjid, itu akan dipercantik sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” kata Wakil Wali Kota.
Sementara itu, Ketua Yayasan H Karim Oei Cabang Cirebon, Harry Saputra Gani menyambut baik ajakan Pemkot kepada pihaknya untuk ikut menata wilayah Dukuh Semar, terutama masjidnya.
“Pertama, terima kasih kepada bu Wakil telah mengajak kami yayasan masjid Lautze 3 untuk memakmurkan masjid yang sudah ada,” ungkap HSG.
Kawasan Dukuh Semar ini, lanjut HSG, memiliki sejarahnya tersendiri, karena tokoh yang saat ini tengah coba diangkat, yakni Mayor Tan Tjin Kie, pemakamannya ada di wilayah Dukuh Semar.
“Mayor Tan Tjin Kie ini pemakaman pribadinya di Dukuh Semar, kami diminta untuk memakmurkan masjid dan menciptakan kawasan kuliner di sini, kita ingin menghadirkan akulturasi budaya. Kita akan merevitalisasi masjid al-Hidayah dengan ikon khusus, Cirebon-Tiongkok supaya menjadi ikon baru, identik dengan Masjid Lautzhe, tahun ini kita mulai penataan,” tutupnya. (Agus)











































































































Discussion about this post