MAJALENGKA, (FC).- Dua pejabat Pemerintah Kabupaten Majalengka yang sempat terjebak banjir besar di Aceh kini dipastikan dalam kondisi selamat.
Mereka adalah Kepala Bappedalitbang Majalengka.,Yayan Sumantri dan Kepala DKP3 Gatot Sulaeman, yang tengah menjalankan tugas ke Aceh.
Banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh sejak akhir pekan membuat akses transportasi terputus dan menghambat kepulangan rombongan.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menerima laporan langsung terkait kondisi para pejabat tersebut. Eman menyatakan kondisi mereka dalam keadaan sehat dan akan segera pulang.
“Alhamdulillah keadaan mereka selamat, hari ini perjalanan pulang,” kata Eman, Selasa (2/12).
Dalam pesan resmi yang dikirim kepada Bupati Majalengka Eman Suherman, disebutkan, sebagian rombongan telah berhasil keluar dari wilayah banjir.
“Alhamdulillah, saya dan Pak Yayan bersama setengah rombongan sudah sampai di Kualanamu. Setengahnya lagi Insya Allah besok pagi terbang dari Bandara Rembele Bener Meriah,” demikian laporan yang diterima Bupati.
Rombongan juga menyampaikan, mereka baru mendapatkan penerbangan dari Medan menuju Jakarta pada Selasa dini hari ini, sehingga belum dapat kembali ke Majalengka sesuai jadwal awal.
“Terima kasih atas doa dan atensi Bapak bersama kawan-kawan di Majalengka, sehingga kami beserta semua rombongan dalam keadaan sehat dan selamat,” tulisnya.
Terpisah Sekda Majalengka, Aeron Randi membenarkan, kedua pejabat tersebut berada di Aceh dalam rangka kegiatan studi tur yang diinisiasi Bank Indonesia.
“Benar, Pas tugas yang diinisiasi Bank Indonesia ke Aceh itu Pak Yayan dan Pak Gatot. Insya Allah per hari ini mereka dalam keadaan baik dan sehat, dan segera dijadwalkan flight ke Soetta,” ujarnya.
Aeron menambahkan, Bupati Majalengka terus memantau perkembangan para pejabat yang bertugas di daerah terdampak.
“Pimpinan sangat concern, setiap hari kami menghubungi dan meng-update kondisi rombongan. Alhamdulillah semuanya selamat,” tuturnya. (Munadi)










































































































Discussion about this post