KUNINGAN, (FC).- Pemerintah Daerah melalui Diskopdagperin memberikan bantuan dua mesin pembuat kopi kepada Desa Cibuntu, Kecamatan Mandirancan, Selasa (15/3).
Bantuan mesin berupa mesin Roasting dan Grinder itu, diserahkan langsung oleh Bupati Kuningan Acep Purnama, didampingi Kadis Kopdagperin U. Kusmana.
Langkah tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencukupi kebutuhan ekonomi melalui usaha kopi.
Dengan bantuan tersebut, Bupati Acep berharap dapat menunjang kualitas pengolahan kopi dalam setiap rantai nilainya, sehingga kopi Desa Cibuntu dapat berkembang.
“Kami atas nama pemerintah itu selalu berharap masyarakat bertambah sejahtera,” ujar Acep.
Acep menyebutkan saat ini pemerintah Kabupaten Kuningan terus berupaya untuk menunjukkan eksistensinya dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya produksi kopi daerah, serta telah mendorong industri pengolahan kopi di Kabupaten Kuningan, khususnya di Desa-desa.
“Semoga industri pengolahan kopi bisa tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ujar Acep.
Selain itu, Bupati Acep juga mengapresiasi Desa Wisata Cibuntu memiliki potensi yang berlimpah yaitu memiliki daya tarik wisata berupa air terjun, kolam renang, dan camping ground.
Pengunjung bisa menikmati suasana alam yang asri dengan fasilitas yang lengkap, tentu juga memiliki potensi UMKM yang tidak sedikit.
Salah satunya adalah UMKM yang memproduksi Kopi yang memiliki cita rasa yang khas.
Disamping itu Desa Wisata Cibuntu pernah menyabet penghargaan sebagai desa wisata terbaik urutan kelima tingkat ASEAN pada tahun 2016, Desa Wisata terbaik peringkat kedua di Indoinesia dalam CBT Kementrian Pariwisata Indonesia.
Sementara, Kadiskopdagperin Kuningan U. Kusmana mengatakan agenda ini tindak lanjut dari program Gerebek ObyEk Wisata to UMKM (GOES To UMKM) Diskopdagperin ke Desa Wisata Cibuntu beberapa waktu lalu.
Bantuan itu diterima Kades Cibuntu, Awam Hamara didampingi oleh Ketua BumDes, Ketua KWT dan pengelola Desa Wisata Cibuntu. Bantuan alat untuk kelompok UMKM di Desa Cibuntu ini selain mesin kopi juga ada Gerobak Souvenir UMKM,” ujar Uu.
Dan, lanjut Uu, dia juga menghadirkan Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Kabupaten Kuningan juga hadir pada acara ini untuk memberikan edukasi dalam pemanfaatan peralatan pengolahan biji kopi dimaksud.
Sedangkan tujuan Goes To UMKM ini, lanjut Uu, adalah untuk memastikan bahwa di setiap obyek wisata di Kabupaten Kuningan harus sudah terbangun space untuk UMKM, seberapa jauh produk UMKM Kuningan dapat dipasarkan di obyek wisata tersebut terutama untuk mengakomodir pemasaran produk UMKM setempat.
“Pada kunjungan pertama yakni akhir Desember tahun lalu Desa Wisata Cibuntu belum memiliki gerai UMKM, Alhamdulillah sekarang sudah tersedia gerainya sesuai arahan dari Diskopdagperin pada kunjungan waktu itu,” ungkap Uu. (Ali)














































































































Discussion about this post