KAB. CIREBON, (FC).- Diduga sopir kelelahan dan mengantuk, sebuah truk Fuso yang melaju kencang oleng kearah kiri menabrak pagar pembatas jalan dari arah Brebes menuju Cirebon di jalan Tol Kanci Pejagan KM 215.
Kemudian mobil terjun dan menghantam rumah warga di Desa Astanajapura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/7) dini hari sekitar pukul 05.40 WIB.
Keluarga pemilik rumah, Melisa kepada FC mengungkapkan, kejadian tersebut begitu cepat, saat itu tiba-tiba sebuah truk terjun dari atas jalan menghantam rumah saudaranya tersebut. Beruntung saat kejadian pemilik rumah sedang melaksanakan salat subuh.
“Saya tinggal disebelah rumah korban, dan kaget tiba-tiba ada suara hantaman keras, setelah keluar rumah ada truk menghantam rumah saudara saya,” katanya.
Sementara Kasi Pelayanan Lalulintas PT SMR, Fadli Firmandani mengungkapkan, kronologis kejadian bermula saat mobil truk tanpa muatan tersebut melaju dari jalur B dari arah Surabaya ini keluar jalur dan terjun bebas menyeruduk rumah milik Runti warga Desa Astanjapura.
“Mobil itu menghantan depan rumah, kamar dan ruang tamu, dugaan sementara sopir mengalami kelelahan setelah perjalanan jauh,” katanya.
Hingga sore hari, truk yang menerobos tembok pembatas beton masih belum bisa dievakuasi proses evakuasi diprediksi mengalami kesulitan karena medan yang curam.
“Kecelakaan lalulintas terjadi di ruas Tol Kanci Pejagan KM 215, rumah korban mengalami kerusakan parah akibat dihantam truk besar yang terjun sekitar 30 meter dari jalan tol, kerugian yang dialami pemilik rumah ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” ungkapnya. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post