INDRAMAYU, (FC).- Seorang ibu tiri di Indramayu diusir warga lantaran diduga sering melakukan penganiyaan terhadap anak sambungnya.
Pengusiran ibu tiri tersebut terjadi di Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, yang unggah lewat akun media sosial Facebook.
Dalam video berdurasi 23 detik yang diunggah akun Facebook Defan Raka Januar, terdengar warga melontarkan makian kepada perempuan berkerudung ungu itu.
Hingga Selasa, video tersebut sudah disukai lebih dari 1,5 ribu orang dan dibagikan ratusan kali.
Emosi warga baru mereda setelah polisi datang dan membawa ibu tiri itu untuk diamankan.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Juntinyuat Iptu Trio Tirtana H membenarkan peristiwa pengusiran ibu tiri tersebut.
“Ia benar kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Juntinyuat,” ujarnya
Menurutnya, pengusiran ibu tiri oleh warga tersebut diduga warga merasa kesal dengan tindakan yang bersangkutan yang sering melakukan berbuat kasar kepada anak sambungnya.
“Alhamdulillah proses evakuasi tersebut berjalan aman dan kondusif dan tidak ada tindakan anarkis saat petugas datang dilokasi kejadian,” ungkapnya , Selasa (2/9/2025)
Dikatakan Trio, perkara ini pihaknya sudah melimpahkan ke Polres Indramayu tepatnya ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Indramayu. (Agus Sugianto)














































































































Discussion about this post