KUNINGAN, (FC).- Sebagai langkah konsisten dalam upaya mencari dan menggali informasi demi ketransparansian pengalokasian dan penggunaan anggaran Covid-19 yang totalnya mencapai Rp 72 miliar, Rabu (1/7) Aliansi Jurnalis Kuningan Bersatu (Anarkis) kembali melakukan audinesi.
Audiensi kali ini dilakukan dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan dan Kepala BPBD Kuningan di aula BPKAD Kuningan. Ikut mendampingi Kabid Anggaran Otang Setiawan.
“Kami tidak ingin dianggap tidak konsisten dalam melakukan pergerakan pencarian informasi demi tranparansinya anggaran Covid-19 yang cukup fantastis. Sehingga sekarang ini sengaja melakukan audensi dengan Pak Kepala BPKAD dan Pak Kalak BPBD,” ujar Koordinator Anarkis, Iyan Irwandi.
Iyan menyebutkan, dalam suasana audensi yang cukup dinamis tersebut, para wartawan yang telah mengumpulkan sebagian data dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) membahas pengalokasian dana aktivasi Crisis Center Rp 11.620.881.146 dan progres perkembangan penggunaan dana Covid-19 secara keseluruhan yang terbagi menjadi 12 item.
Terdiri dari pengadaan alat dan obat penanganan pasisen Covid-19, pembangunan ruangan isolasi dan ruang perawatan khusus, dukungan sarana dan prasarana penanganan, pencegahan dan pengendalian suspec Corona, pengadaan rumah sakit darurat yang terus menjadi sorotan.















































































































Discussion about this post