MAJALENGKA, (FC),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Majalengka.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diperkirakan terjadi selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, (11–13/8).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, H. Agus Tamim, mengatakan wilayah yang terdampak hujan lebat berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga menghadapi kemungkinan dampak cuaca ekstrem. Pantau terus informasi resmi dan segera hubungi BPBD jika terjadi keadaan darurat,” ujarnya di Majalengka, Selasa (12/8).
BPBD meminta seluruh camat, kepala desa, dan lurah di Kabupaten Majalengka untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana.
Masyarakat diminta memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi:Pariwisata Majalengka https://web-meteo.bmkg.go.id/id/pengamatan/satelit https://web-meteo.bmkg.go.id/id/prakiraan/ikhtisar-indonesia https://signature.bmkg.go.id https://vsi.esdm.go.id.
“Jika menghadapi keadaan darurat, warga dapat menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Majalengka di nomor 082 340 400 300,” ucapnya.
Menurut dia, dari data BMKG menegaskan, intensitas hujan yang tinggi dapat memicu terjadinya bencana secara tiba-tiba. Oleh karena itu, warga diharapkan tidak beraktivitas di area bantaran sungai, lereng curam, maupun wilayah yang rentan banjir dan longsor.
“Kami dari BPBD Majalengka juga menekankan bahwa kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak sangat penting untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu mendatang, ” pungkasnya. (Munadi)












































































































Discussion about this post