“Termasuk kepada pihak keluarganya yang ikut takziah, saat Pak Darja meninggal. Agar sepulang takziah, bisa memeriksakan dulu ke puskesmas, ” ujar Agung.
Namun, karena pemahaman warga belum optimal, lanjut Agung, hingga saat ini tiga warga yang ikut takziah itu belum juga memeriksakan diri. Ditambah dengan ada video keterangan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, bahwa warga yang meninggal di Cianjur positif Corona, makanya tersebarlah broadcast hoax tersebut.
“Karena ada pesan yang tersebar itu, maka kami langsung koordinasi dengan Muspika dan Puskesmas Maleber agar ada upaya pemeriksaan keluarga yang bersangkutan,” kata Agung
Dari hasil observasi tadi siang, dan berdasarkan laporan tim gabungan, Camat Maleber memastikan bahwa dua warga yang telah diperiksa tidak menunjukkan gejala Corona. Akan tetap pemantauan tetap dilakukan selama 14 hari kedepan untuk keuda warga Ciporang tersebut.
Selain keluarga tersebut, masih Agung, ada empat warga lainnya yang sempat bekerja di rumah tersebut, juga dalam pemantauan tim. Semuanya, dari hasil observasi tadi siang, tidak ditemukan ke arah Covid-19.













































































































Discussion about this post