KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon langsung berkomunikasi dengan pihak Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman Cirebon terkait penutupan sementara obyek wisata religi Makam Sunan Gunung Jati, akibat adanya penyebaran coronavirus disease (COVID-19) di Indonesia.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, R Chaidir Susilaningrat mengatakan, kemarin Bupati Cirebon bersama unsur Forkopimda sudah melakukan pertemuan dengan pihak keraton. Dan pihak keraton mengaku setuju dengan penutupan tersebut.
“Pada intinya mereka (pihak keraton,-red) memberikan restu terkait langkah-langkah pemerintah daerah Kabupaten Cirebon untuk antisipasi penyebaran Virus Corona di Kabupaten Cirebon. Karena itu terbaik dan tidak keberatan,” kata R Chaidir, Selasa (17/3).
Objek wisata religi Makam Sunan Gunung Jati yang berada di Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, setiap harinya didatangi oleh banyak pengunjung yang ingin melakukan ziarah ke salah satu makam wali songo atau tokoh penyebar agama islam di Jawa, yaitu Sunan Gunung Jati.
“Penutupan dilakukan mulai Senin (16/3) sampai Minggu (29/3), sesuai intruksi dari surat edaran yang ditandatangani Bupati Cirebon,” jelas Chaidir.
Selain itu, untuk obyek wisata lain di Kabupaten Cirebon, termasuk tempat hiburan pun akan ditutup untuk sementara waktu agar menghindari adanya aktivitas massa. “Kami minta untuk ditutup sementara, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,” tukasnya. (Ghofar)














































































































Discussion about this post