KOTA CIREBON, (FC).- Kampus sebagai tempat menimba ilmu, berpotensi juga menjadi penyebaran Covid-19.
Upaya memutus persebaran virus mematikan ini terus dilakukan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Mulai pandemi ini merebak, pihak IAIN Cirebon telah melakukan antisipasi agar virus yang mudah menular ini tak sampai menjangkiti.
Mulai dari pembetukan Satgas Covid-19, penerapan protokol kesehatan bagi siapapun yang keluar masuk area kampus hingga kesertaan program vaksin yang dicanangkan pemerintah.
Kabag Umum dan Humas IAIN Cirebon, Drs Imron Rosyadi MM mengatakan, seluruh ASN di lingkungan kampus tersebut mendapatkan jatah vaksin dari Pemda Kota Cirebon.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan yang sudah dimulai sejak Rabu (3/3).
Usai pendataan ASN, vaksinasi dilakukan pada tahap dua pekan depan diperuntukan khusus untuk pelayan publik yang berstatus pegawai negara.
“ASN itukan pelayan masyarakat. Entah di posisi apa. Yang jelas sebagai pelayanan yang sering berinteraksi dalam hal ini kepada mahasiswa,” ujar Imron kepada FC.
Selain itu, kata Imron, sebagai abdi negera seluruh ASN IAIN Cirebon mendukung penuh program pemerintah. Termasuk suksesi vaksin. “Kalau ASN di lingkungan IAIN Cirebon ini divaksi itu suatu keharusan. Intinya kami mendukung vaksinasi ini,” jelasnya.
Diharapkan, dengan vaksinasi mampu memutus sebaran Covid-19 di lingkungan kampus.
”Kami ini (pegawai, red) garda depan untuk pelayanan. Terutama bagi para guru besar yang sudah berusia. Itukan aset kami. Harus dijaga kesehatannya,” tandasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post