“Pastilah yang reaktif diharapkan ga ikut, mudah-mudahan negatif semua,” tegasnya.
Senada dengan Sekertaris DPRD, Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy juga berharap hasilnya negatif semua, namun jika ada yang positif dirinya menyarankan untuk tidak berangkat mengikuti kegiatan Bimtek.
“Harapan kita semua anggota dewan yang rapid sekarang negatif sehingga kita aman, semua harapan kita seperti itu, kalau ada diantaranya yang positif tentu kita sarankan untuk tidak ikut,” jelas Nuzul.
Usai pelaksanaan rapid test ini, dr. H. Denny Mustofa selaku Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan menjelaskan sesuai rekap data terdapat 29 orang yang mengikui rapid test ini, dengan hasil ada salah satu Anggota DPRD yang hasil tes nya reaktif samar.
“Bukan positif, tapi reaktif samar-samar, akan di swab besok atau paling lambat sabtu, Tim Medis Covid-19 Kabupaten Kuningan memutuskan untuk rapid yang hasilnya samar kita anggap reaktif sehingga perlu dipastikan dengan pemeriksaan swab,” jelasnya.
Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa untuk seseorang yang hasil rapid test nya reaktif harus melakukan isolasi mandiri sambil menunggu kepastian dari pemeriksaan swab. “Ya betul, isolasi mandiri,” tegasnya. (Bambang)













































































































Discussion about this post