INDRAMAYU, (FC).- Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu dari Partai Golkar, Ami Anggraeni mengaku akan konsentrasi mengatasi permasalahan-permasalahan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Asal Indramayu
Hal itu diungkapkan Ami Anggraeni saat ditemui disela kegiatanya di acara Penjaringan Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Indramayu.
“Kondisi ini salah satunya yang mendasari saya mengikuti Penjaringan Bacabub,” ungkapnya
Pihaknya mengaku prihatin atas berbagai persoalan baik dari segi perlindungan maupun pembinaan. Oleh karena itu, dirinya berkomitmen ingin membenahi persoalan tersebut.
Namun demikian, dalam ikhtiarnya Ami tidak mau mengambil pusing terkait rekom yang akan nanti ia dapat dalam penjaringan Bacabup, mengingat pihaknya hanya mendaftarkan sebagai bakal calon wakil Bupati Indramayu
“Andaikan saya duduk jadi wakil saya ingin meningkatkan perlindungan TKI-TKI di Indramayu, saya ingin membuat wadah sebagai perlindungan,” ujar Ami
Bentuk perlindungan yang ditawarkan Ami Anggraeni itu dalam bentuk yayasan atau advokasi yang fokus melindungi para TKI di luar negeri.
Dirinya menilai, pembentukan advokasi yang fokus menangani TKI ini penting mengingat kekerasan terhadap para TKI marak terjadi.
“Dana anggarannya akan kita anggarkan, TKI juga kita akan tekan agar tidak terlalu banyak,” ucapnya.
Untuk menekan angka TKI itu, Ami Anggraeni sudah merencanakan sebuah program yang mampu menyerap banyak tenaga kerja di daerah.
Tidak hanya itu, Ami Anggraeni juga menyoroti tingkat TKI ilegal asal Kabupaten Indramayu yang hingga saat ini tidak terbendung jumlahnya.
Menurut dia, faktor waktu pemberangkatan ke negara penempatan yang cenderung lama dan iming-iming biaya yang murah membuat peredaran TKI Ilegal di Kabupaten Indramayu tidak terhitung.
Padahal jika masyarakat berangkat ke negara penempatan melalui jalur ilegal akan sangat berisiko tinggi, salah satunya TKI tersebut tidak akan mendapat perlindungan dari pemerintah.
“Kita akan mengadakan pelatihan-pelatihan dan edukasi, akan kita bina. Kita juga akan utamakan administrasi agar tidak dipersulit sehingga tingkat TKI Ilegal bisa terus ditekan,” ujarnya. (agus)











































































































Discussion about this post