SUMBER, (FC).- Empat tahun silam Pasar Pasalaran yang terletak di Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon terbakar. Dan sudah tiga tahun ini Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) terus berupaya melakukan pembangunan di pasar pasalaran tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Deni Agustin melalui Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Eka Hamdani menyatakan tahun ini (2020,-red) pihaknya mendapatkan bantuan dari Gubernur untuk melanjutkan revitalisasi pasar Pasalaran.
“Alhamdulillah atas kerja keras pemerintah Kabupaten Cirebon serta stakeholder yang lain, akhirnya kita dapat melanjutkan pembangunan pasar Pasalaran,” kata Eka Hamdani.
Dikatakan Eka, tahun ini, untuk melanjutkan revitalisasi Pasar Pasalaran ini pihaknya mendapatkan bantuan dari Gubernur Jawa Barat sebesar Rp9 miliar lebih.
“Peruntukannya adalah untuk pembangunan lanjutan, yakni pembangunan fasilitas akan kita sempurnakan semua, mulai dari dalam, atas ataupun depan. Sedangkan untuk tampilan kita akan kolaborasi antara kebijakan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Kolaborasi ini karena Kabupaten Cirebon sendiri memiliki kearifan lokal, kemudian provinsi pun sama juga dan sedangkan pusat ada standarisasi SNI, makanya dengan adanya kejadian tentang pasar Sumber ini kita berjalan untuk mencapai tujuan percontohan terhadap pasar Sumber dan Pasar Pasalaran ini sebagai pasar SNI pertama di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Masih dikatakan Eka, akhir tahun ini dipastikan kepada semua pedagang yang terdaftar sebagai pedagang akan dapat menempati Pasar Pasalaran ini.
“Insyaallah akhir tahun ini para pedagang dapat menempati Pasar Pasalaran ini, namun untuk kemungkinan pedagang ini tempatnya dimana, kami juga sembari melakukan pengundian,” imbuhnya.
Selain Pasar Pasalaran. Tahun 2020 ini pemerintah Kabupaten Cirebon juga akan menyelesaikan program pembangunan beberapa pasar lainnya. Diantaranya pasar Jamblang, pasar Gegesik dan revitalisasi Pasar Kue Weru.
“Pasar kue akan kita tata ulang space Pasar Kue itu seperti apa, sehingga tidak terlihat seperti saat ini, mulai dari penataan pedagangnya, fasilitasnya, ketertiban jalannya jangan sampai ada hal yang dirugikan untuk kehidupan Pasar Kue. Kemudian Pasar Jamblang akan kita selesaikan untuk penataan fasilitasnya dan sudah kami siapkan dana dari APBD. Kemudian Pasar Gegesik kita dapat bantuan dari pemerintah pusat untuk diselesaikan fasilitas dagangnya. Sehingga seluruh pasar ini sempurna dalam fasiltasnya tinggal pembinaan manajemennya,” tandasnya. (ghofar)













































































































Discussion about this post