MAJALENGKA, (FC).- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majalengka meminta warga Majalengka tidak cemas terkait Kartu Keluarga (KK) yang dicetak berbeda dari biasanya. Saat ini warga diberikan KK yang dicetak pada selembar kertas HVS putih 80 Gram. Padahal biasanya menggunakan blanko khusus berwarna biru.
“Ini berdasarkan Permendagri RI No 109 Tahun 2019 pasal 12 Tentang Formulir dan Buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan Pasal 12,” ” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Majalengka Tatang Rahmat, Jumat kemarin.
Pasal tersebut menyebutkan bahwa spesifikasi formulir pengajuan pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil untuk pencetakan Kartu Keluarga yakni menggunakan bahan baku kertas HVS 80 gram ukuran A 4 warna putih untuk cetak Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan lain-lainnya kecuali KTP dan KIA.
Menurut Tatang, pemberlakuan Permendagri ini sudah sejak 27 Desember 2019 lalu, dan apabila Kabupaten/Kota yang masih ada sisa blanko lama untuk menghabiskan sisa stoknya terlebih dahulu.
Dan Disdukcapil Majalengka sudah mengikuti arahan Permendagri tersebut dan sejak awal Februari ini sudah menggunakan cetak KK menggunakan kertas HVS 80 gram dengan TTE.
“Kami sudah menggunakan cetak KK ini dengan menggunakan kertas A 4 berwarna putih 80 gram sejak awal Februari, dan kita terus sosialisasikan kepada masyarakat luas melalui kunjungan kita ke desa-desa rutin pada hari Senin – Kamis serta melaui pamflet di kantor kami dan media, ” katanya.
Dede Burhanudin, seorang warga Majalengka menuturkan, sempat mengalami kebingungan ketika mendapat KK yang berbeda.
Dirinya sempat meragukan keabsahan kartu identitas bagi anggota keluarganya tersebut untuk digunakan dalam mengurus administrasi. Namun petugas Disdukcapil meyakinkan bahwa kartu tersebut saat ini yang digunakan dan legal.
“Biasanya biru, tapi ini dicetak putih seperti fotokopi di kertas HVS. Ya sempat ragu saat menerima. Namun ketika dijelaskan bahwa saat ini blankonya menggunakan kertas HVS 80 gram berwarna putih, barulah saya percaya,” ujarnya. (munadi)















































































































Discussion about this post