KUNINGAN, (FC).- Ratusan warga Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, bergotong royong membersihkan kawasan Balong Girang, Minggu (24/5).
Aksi bersama tersebut dilakukan sebagai upaya penyelamatan lingkungan sekaligus menjaga kelestarian habitat Ikan Dewa atau Kancra Bodas, ikon khas Kabupaten Kuningan.
Sejak pagi, masyarakat bersama unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW, LPM hingga komunitas lingkungan tampak turun langsung menguras kolam, membersihkan lumpur, dan menata kembali area balong.
Kegiatan itu dilakukan setelah Balong Girang sempat terdampak musibah matinya ribuan Ikan Dewa beberapa waktu lalu.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani hadir mewakili Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar dalam kegiatan tersebut. Ia turut membaur bersama warga mengikuti proses pembersihan kawasan balong.
Camat Cigugur, Yono Rahmansah, mengatakan kondisi Balong Girang kini mulai berangsur pulih meski sebelumnya sekitar 1.200 ekor ikan terdampak dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah kondisi sekarang mulai pulih kembali. Kami berharap ekosistem di sini bisa kembali seperti semula dan tetap menjadi ciri khas Cigugur,” ujarnya.
Menurut Yono, Balong Girang bukan sekadar kolam biasa, melainkan memiliki nilai sejarah dan ikatan emosional yang kuat bagi masyarakat Cigugur.
Karena itu, keberadaan kawasan tersebut harus dijaga bersama sebagai ikon daerah sekaligus warisan lingkungan.
Ia menambahkan, kegiatan bersih-bersih dilakukan menjelang tradisi Seren Taun yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kawasan Balong Girang diharapkan kembali tertata lebih asri dan nyaman sebagai destinasi wisata masyarakat.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Kuningan yang dibacakan Wakil Bupati Tuti Andriani, disebutkan Balong Girang memiliki nilai sejarah, budaya, spiritual, sekaligus ekologis yang tinggi karena menjadi habitat Kancra Bodas atau Ikan Dewa khas Kabupaten Kuningan.
“Balong Girang bukan sekadar kolam atau sumber mata air, tetapi memiliki nilai sejarah, budaya, spiritual, dan ekologis yang sangat tinggi,” demikian kutipan sambutan Bupati.
Bupati juga menyampaikan keprihatinan atas musibah matinya ribuan Ikan Dewa yang terjadi beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut dinilai menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
“Hari ini saya bangga melihat masyarakat Cigugur begitu kompak turun langsung membersihkan kawasan balong. Inilah kekuatan masyarakat Kuningan yang sesungguhnya,” lanjut sambutan tersebut.
Dalam kesempatan itu, masyarakat diajak terus menjaga kelestarian Balong Girang dan habitat Ikan Dewa sebagai warisan alam dan budaya Kabupaten Kuningan.
“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kehidupan kita,” pesannya. (Angga)









































































































Discussion about this post