MAJALENGKA, (FC).- Pendakian Gunung Ciremai yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka dan Kuningan ditutup sementara mulai Senin (28/10).
Humas, Promosi, dan Pemasaran Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Ady Sularso, mengatakan, penutupan sementara tersebut diberlakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Menurut dia, penutupan itu pun diberlakukan untuk lima jalur pendakian Gunung Ciremai yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan.
“Penutupan sementara pendakian Gunung Ciremai ini berdasarkan keputusan dengan para mitra,” kata Ady Sularso saat dihubungi awak media Senin (28/10).
Ia mengatakan, belum dapat dipastikan kapan pendakian gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut bakal dibuka kembali secara efektif melalui lima jalur yang tersedia.
Di antaranya, jalur Palutungan, Linggarjati, dan Linggasana yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan serta jalur Apuy hingga Trisakti Sadarehe di Kabupaten Majalengka.
Pihaknya mengakui, penutupan sementara pendakian di Gunung Ciremai juga telah didiskusikan dan disepakati bersama warga setempat hingga mitra pariwisata
“Keputusan ini diambil setelah berdiskusi bersama para mitra pariwisata di kawasan TNGC, dan sudah disepakati oleh semua pihak,” ujar Ady Sularso.
Ady menyampaikan, Balai TNGC telah menginformasikan penutupan sementara pendakian Gunung Ciremai sejak pekan lalu, dan menutup booking online di laman resminya.
Pasalnya, setiap pendaki yang ingin mendaki Gunung Ciremai harus melakukan booking online dahulu paling lambat H-1 melalui laman https://tngciremai.menlhk.go..
“Kami secara resmi telah menutup booking online pendakian Gunung Ciremai di laman tersebut sejak pekan lalu sebelum jalur pendakiannya ditutup mulai hari ini,” kata Ady Sularso. (Munadi)















































































































Discussion about this post