KAB CIREBON, (FC).- Sejumlah check point didirikan untuk membatasi pergerakan kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Cirebon dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku pada 6 Mei kemarin.
Sejumlah warga Kabupaten Cirebon yang ingin masuk kota mencari alternatif jalan, atau yang biasa disebut jalan tikus untuk menghindari check point yang berada di jalan utama atau jalan besar.
Seperti yang diungkapkan Wahyudi (bukan nama sebenarnya). Dia berprofesi sebagai ojek online (ojol) yang biasa beroperasi di daerah Plered. Karena aplikator hanya mengizinkan mengantarkan makanan dan barang, otomatis ordernya sepi.
Untuk itu, dia beralih menjadi ojek biasa (offline) yang mengantarkan langganannya ke wilayah Kota Cirebon. Namun dengan adanya penutupan di check point Kedawung, maka diambilnya jalur atau jalan tikus.
“Iya mas, saya melakukan ini demi dapur di rumah agar tetap ngebul. Nyari jalan tikus,” jelasnya kepada FC, Kamis (7/5).
















































































































Discussion about this post