KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa (Pemdes) Ciledug Wetan, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon lebih mengedepankan padat karya atau prinsip swakelola dalam prioritas kegiatan pembangunan tahun 2020.
Kuwu Ciledug Wetan, Sudin melalui Sekretaris Desa, Haefudin mengatakan, perencanaan pembangunan di Desa Ciledug Wetan lebih mengedepankan keterlibatan masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan yang ada di desa.
“Padat karya dan swakelola menjadi prioritas kami dalam pelaksanaan pembangunan desa, ini merupakan tujuan pembangunan yang ada di desa, sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan,” kata Haefudin kepada FC, Selasa (21/4).
Haefudin menambahkan, wujud atau bukti prinsip swakelola ataupun padat karya dalam pembangunan di desa dengan ditetapkannya pembangunan infrastruktur sederhana seperti pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL).
“Kami kedepankan pembangunan yang bisa dikerjakan oleh warga desa sendiri, banyak tenaga yang mampu melaksanakan pembangunan seperti TPT dan SPAL, apalagi sekarang terasa dampak dari Covid-19,” ujarnya.
Dalam kondisi pandemi Covid-19, dikatakannya, pemerintah desa juga melakukan pencegahan dan penanganan dengan kegiatan penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer dan sabun kepada warga.
“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga dengan tidak melakukan perkumpulan, diam dirumah, sering mencuci tangan tiap habis dari luar rumah,” jelasnya.
Selain itu, dijelaskannya, pemerintah desa juga menganggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2020 untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19.
“Sesuai edaran dari Menteri Desa, kami juga mengalokasikan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Kepala Keluarga (KK) yang terdampak Covid-19,” tuturnya.
Dijelaskannya, dalam peraturan dan edaran Menteri Desa, desa dibolehkan untuk mengalokasikan BLT kepada warga yang terdampak Covid-19 dari Dana Desa paling besar 30 % dari total DD yang diterima oleh Desa.
“Untuk BLT sendiri sudah ada juknis nya, diperuntukkan bagi warga yang tidak dapat bantuan PKH, BPNT, Bantuan Provinsi dan Bantuan Kabupaten, harapannya dengan rencana 600 ribu tiap bulannya selama 3 bulan mampu membantu mereka,” pungkasnya. (Harun)
Baca juga: Pemdes Ciledug Wetan Susun RKPDes Tahun 2021









































































































Discussion about this post