KAB. CIREBON, (FC).- Wabah Coronavirus Disease (Covid-19) tengah melanda di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Akibatnya masyarakat Kabupaten Cirebon mengaku kesusahan terkait penghasilan maupun pendapatan setiap harinya.
Oleh karena itu, DPC PKB Kabupaten Cirebon menilai dampak yang ditimbulakan oleh virus tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat kecil, seperti tukang becak, buruh harian lepas, tukang parkir, pedagang kecil, buruh tani, sopir angkot dan lainnya.
Kondisi tersebut membuat DPC PKB Kabupaten Cirebon tergerak untuk memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat.
Koordinator Posko Bangkit Melawan Covid-19 DPC PKB, Waswin Janata mengatakan, selain disekitar kantor DPC, kegiatan bakti sosial dilakukan di tiga titik yakni Plered, Jamblang dan Arjawinangun.
“Hari ini, tahap awal kita membagikan masker dan 2.000 paket sembako yang disebar ke masyarakat,” kata Wasmin, Rabu (15/4).
Menurutnya, paket sembako itu sendiri berisi sejumlah kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak goreng, telur dan lainnya. Di tiga wilayah tersebut paket sembako dibagikan oleh para pengurus dan simpatisan PKB Kabupaten Cirebon.
“Sasaran baksos adalah mulai dari tukang becak, tukang parkir, sopir angkot, buruh tani dan lainnya yang terpapar dampak penyebaran Covid-19. Nanti paket sembako juga dibagikan di tiap kecamatan se-kabupaten cirebon oleh PAC PKB,” kata Wasmin.
Sebelumnya, lanjut Waswin, DPC PKB juga sudah menyalurkan 7 ton beras kepada masyarakat yang mulai merasakan dampak Covid-19.
Dijelaskan Waswin, dana pengadaan paket sembako itu berasal dari donasi gaji seluruh anggota Fraksi PKB, baik DPRD Kabupaten Cirebon, DPRD Jawa Barat maupun DPR RI.
Selain paket sembako, DPC PKB juga membagikan ribuan masker kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan penyegaran Covid-19. “Persoalan kemanusiaan ini lebih utama dibanding politik, sehingga masyarakat yang tidak bisa bekerja akibat pandemi Covid-19 harus menjadi perhatian,” tandasnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post