KESAMBI, (FC).- Sebanyak 2.007 mahasiswa Institut Agama Islam Negri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon akan mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) pada bulan Juli-Agustus di tahun ini. Namun KKN kali ini ada perubahan metodenya, yakni KKN di rumah.
Hal itu diungkapkan, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Ahmad Yani.
“Pelaksanaan KKN di kampus tetap berjalan sesuai jadwal, hanya metodenya saja yang mengalami perubahan, yaitu menjadi KKN di rumah,” jelas Yani, Selasa (14/4).
Perubahan tersebut, sambung Yani, dikarenakan Pandemi Covid-19 yang tengah mewabah di berbagai wilayah, termasuk di Cirebon. Untuk itu, dia menjelaskan, pelaksanaan KKN yang sebelumnya diagendakan di Kabupaten Cirebon dan Brebes, diubah menjadi KKN di rumah.
“Kalau jadwal tidak terpengaruh ya, biasanya di bulan Juli-Agustus, tetapi metodenya saja yang berubah. Sebelumnya direncanakan KKN tahun ini akan dilaksanakan di dua kabupaten, yaitu Cirebon dan Brebes yang diikuti sebanyak 2.007 mahasiswa. Tetapi dengan adanya pandemi ini KKN diubah menjadi di rumah dan lingkungan mahasiswa masing-masing,” jelasnya.
Perubahan KKN tersebut, lanjut dia, memang ada petunjuk teknis tersendiri dalam pelaksanaannya.













































































































Discussion about this post